Di sepong sahabat kuliah ku hingga keluar - Aku sekedar ingin menyebarkan pengalaman ketika saya ngentod dengan temanku yang berjulukan Reni. Ia yaitu sahabat kuliahku yang berkulit putih mulus serta seksi sekali. Sebenarnya sudah cukup usang saya sangat tertarik dengan body montok-nya. Kalau melihat dia, saya sering bayangkan betapa asyiknya kalau ngentot dengannya.
Suatu ketika saya berkunjung ke rumahnya, kebetulan dikala itu rumahnya sedang kosong. Ketika saya diajak masuk, saya tidak menerka kalau beliau lagi menyetel VCD. Aku lalu diajak nonton bareng. Ternyata beliau sedang nonton film BF. Kulihat beliau cukup menikmati tontonan tersebut. Beberapa dikala lalu secara tidak sadar ia mengelus-elus pahaku dan terus naik ke barangku yang sudah tegang lihat adegan di TV. Ia terus mengelus-elus barangku.
SITUS DOMINO99
Akhirnya saya jadi tidak sabar, kupelorotkan celanaku. Ia tampak girang melihat barangku yang sudah bangkit tegak dengan gagah. Ia Tampak kasar dan pribadi mengelus-elus barangku, serta menciumi kemaluanku. Aku jadi tambah tidak sabar, pribadi saja kujejalkan kemaluanku ke mulutnya.Ternyata ia menyambutnya, dan dengan canggih sekali ia mainkan barangku di mulutnya. Aku benar-benar tidak menerka kalau beliau andal sekali melaksanakan oral seks dan kuakui bahwa permainan mulutnya cukup hebat. Ia demikian andal mengombinasikan antara hisapan, gigitan serta jilatan.
Aku mencicipi kenikmatan yang luar biasa. Dan ia sepertinya semakin bersemangat ketika saya juga merespon dengan menggenjot kemaluanku di mulutnya. Bahkan ketika saya mencoba untuk mencabutnya, ia berusaha mencegahnya, sehingga kemaluannku tidak dapat lepas dari mulutnya. Bukan hanya batang kemaluanku saja yang dimainkannya. Bijikupun kadang kala dikulum-kulum sambil sesekali digigit-gigit.
Akh, luar biasa sekali. Sambil menggigit bijiku, batang kemaluanku dielus-elus serta diremas-remas. Dan ketika saya sudah tidak tahan lagi, sepertinya ia tahu dan pribadi batang kemaluanku kembali dimasukkan ke mulutnya dan memperhebat kuluman serta sedotannya.
Akhirnya saya benar-benar tidak tahan, dan bermaksud mencabut dari mulutnya. Tapi rupanya ia tidak rela kemaluanku keluar dari mulutnya, sehingga spermaku keluar di mulutnya. Ahh, benar-benar kurasakan nikmat yang luar biasa ketika spermaku tertumpah keluar. Ia tampak bangga sekali dengan keluarnya spermaku.
Ia sedot semua spermaku seolah-olah tidak rela spermaku tertumpah dengan percuma. Namun sebab saya mengeluarkan sperma cukup banyak sehingga sebagian keluar menetes di mulutnya. Reni mengusap spermaku yang keluar dari mulutnya dengan tangannya, lalu menjilati tangannya yang berlepotan spermaku. “Ah, San punyamu nikmat sekali”.
Rupanya Reni belum puas dengan permainan awal tersebut. Ia kembali menjilati kemaluanku sehingga dalam waktu singkat kemaluanku kembali tegang. Ia tampak bangga sekali. Namun untuk kali ini saya juga ingin mencicipi vaginanya. Langsung saja saya telanjangi dia, sehingga tubuhnya yang mulus terpampang indah di depanku.
AGEN BOLA DAN CASINO ONLINE
Aku terkagum dengan body semok-nya yang aduhai. Toket-nya cukup besar dan kencang, sedangkan bulu-bulu kemaluannya cukup lebat menutupi vaginanya. Langsung saya buka lebar-lebar kedua pahanya, dan saya tancapkan kemaluanku. Ahh…”, ia menjerit kecil ketika kemaluanku menancap sebagian. Aku masih tidak puas sebab gres sebagian yang masuk, sehingga saya tancapkan lebih dalam lagi.Reni benar-benar kelonjotan ketika kemaluanku mulai menusuk-nusuk kemaluannya dengan dengan hebat. Ia berusaha mengimbangi dengan menggoyang-goyangkan pinggulnya yang menurutku luar biasa sekali, sehingga saya merasa seolah-olah kemaluanku diplintir-plintir oleh vaginanya.
“Ah…, ah…, ah…”, Ia terus mengerang-ngerang ketika genjotan kemaluanku semakin kuperhebat, hingga tiba-tiba ia menggerang dengan hebat lalu lemas, dan tampak kelelahan. Aku tahu ia sudah orgasme. Tapi saya tidak peduli. Bahkan saya memperhebat genjotanku. Dan ketika saya sudah mulai mencicipi akan keluar, segera kucabut kemaluanku dan kembali kujejalkan ke mulutnya.
Reni tampak bahagia sekali ketika ngentod denganku. Dan untuk kedua kalinya pula ia hisap habis spermaku



