Cerita Seks Bercinta Dengan Alisa Anak Baru Di Sekolahan

Cerita Dewasa 18+ - Kini saya masuk sekolah lagi, yang niscaya ada pergantian ruang kelas, juga ada beberapa murid yang dipindah kekelas lain. Aku masih bersama didin, ruslan, dan alex. Ya, mereka ialah gangku semenjak lama, kami kelas 3 SMP, dan sering kali kita menikmati badan perempuan bersama,
Kulihat juga ada teman-temanku yang lain, tapi terlihat ada murid baru, ia seorang cewek berambut panjang, parasnya anggun sekali. Lalu pak guru datang, “Selamat pagi anak-anak, kalian kini sudah kelas 3, jadi harap belajarnya lebih ulet lagi, kalian kedatangan sahabat baru”. Kemudian cewek itu maju kedepan dengan tersenyum manis dan memperkenalkan diri,

“Halo, perkenalkan namaku Alisa, saya murid gres disini, salam kenal”, Betapa kagetnya aku, namanya Alisa, mengingatkan ku pada cewek Bule yang pernah kunikmati dibali dulu.

Ia kemudian duduk didepanku, wah, tercium aroma parfumnya yang wangi. Sepertinya saya jadi suka padanya.

Beberapa hari pelajaran berjalan saya masih belum berani mendekatinya. Lalu pada dikala pelajaran biologi, kami jadi satu pasangan kelompok, wah memang tidak salah ia niscaya jodohku.

“Alisa, mohon kerjasamanya ya”,

“Ah toni, kau kan yang lebih pintar, saya nurut kau aja yach, hehe”, Lagi lagi senyumnya yang manis membuatku kegirangan.

Beberapa hari kemudian kami menerima kiprah kelompok, dan dikumpulkan besok.

“Alisa, nanti sore kita kerjakan kiprah biologinya ya, kau tau rumahku tidak?”,

“mmm, sepakat ton, jangan lupa siapin materinya yach”. Lalu sesudah pulang sekolah, saya segera merapikan rumah dan mempersiapkan materi.

“Ayah, habis ini ada temanku mau kesini, ada jajan ndak yah?”,

“Kamu persiapkan sendiri aja ton, ayah mau keluar, ada urusan” Sekarang saya sendiri dirumah, wah lagi lagi, ada aja kesempatan menyerupai ini. Cerita Sex Dewasa

Sore itu Alisa hingga dirumah,

“ Toni, saya boleh masuk?”,

“Silahkan Alisa”. Ia menggunakan T-shirt dan rok hitam, tak ketinggalan aroma parfum yang basi itu selalu tercium olehku.

Kami menuju ruang keluarga dan mulai mengerjakan tugas.

“Ton, kau lagi sendiri yach? Keluargamu kemana?”,

“Lagi keluar tuh, ini ada jajan Alisa, kau coba deh, yummy loh”. Kemudian ia meraih snack yang kusediakan, Ia menikmatinya sambil kulihat mulutnya yang menggemaskan itu bergerak gerak, kutahan diri untuk tak menciumnya.

“Ton, materinya apa sih ini, bab pecahan badan ya?”,

“Iya, itu bab badan manusia”,

“Tapi kok beda yach bab badan laki laki sama perempuan?”,

“Iya dong, masak kau gak tau? Kamu kan anggun dan saya cakep, hehe”,

“ iiih, sanggup aja kau ton” sambil ia mencubit pipiku, aiih, saya jadi malu.

“Ton, ini gambarnya kok dadanya perempuan lebih besar dari laki-laki?”,

“Loh iya, bab bawahnya juga beda loh” sambil kucoba mencari kesempatan,

“Kok gitu yach? Punya ku ini udah agak gede sih”,

“bagus dong, kalo sering dipijit nanti juga sanggup lebih gede lagi” Degh! Terlihat saya dan Alisa sama sama kaget mendengar kalimat asing yang kuucapkan.

“iiih, kau sanggup aja ton, hahaha”, ia tersenyum lagi, uuh cantiknya cewek berkulit putih mulus ini.

Setelah kami final mengerjakan semua tugas, ia pun bertanya

“ Ton, kau kok pinter banget sih?”,

“Hehe, sanggup aja deh kamu, udah biasa kok”,

“Jadi udah banyak yang naksir kau yach?”,

“Ah, ndak kok, saya jarang kumpul sama cewek cewek”,

“Kaloo, saya naksir kau boleh ton?” sambil kulihat ia malu-malu mengucapkan kata-kata itu.

“mmm, boleh aja sih, tapi Alisa apa mau sama saya?”,

“mmm, yaa…. Mau aja sih ton…” Ciaaaaah, menang besar ini gua.

“Ya udah kau mau ndak jadi pacar aku?”,

“m…mau deh ton”, kemudian ku raih dan kucium tangannya, ia hanya tersenyum.

Kemudian kami terdiam, kemudian kucoba mendekatinya dan kami pun bericuman. Hari-hari ku bersama Alisa pun akan segera dimulai. Cerita Seks

Disekolah, Alisa mulai sering bercakap-cakap denganku, rasanya bahagia saya punya pacar cewek secakep Alisa.

Si Didin yang tidak tahan melihat cewek anggun pun mulai resah,

“Ton, elu kok jadi deket sih sama si Alisa?”,

“iya ton, beliau kini pacar gue”.

“Anjir, yummy banget lu, dapet cewek cantik”,

“Lu gak usah iri, cari cewek sana jangan buat dinikmatin dong makanya”. Alisa kini jadi sering main kerumah, ia juga sempat kukenalkan dengan ayahku.

Suatu sore, ia main kerumah, dikala itu ia sangat berbeda, ia menggunakan tanktop dan rok pendek, wah, ini niscaya ada sesuatu.

“ Toni sayang, ayah mu ada?”,

“Ayah lagi kerumah nenek, adiknya menikah”,

“mmm, hari ini cerah yach”,

“mmm, iyaa…”.

“Ton saya mau Tanya nih”,

“Tanya apa yang?”,

“yang dulu itu, katamu jikalau buah dada ku sering dipijat nanti sanggup tambah besar, itu benar gak sih?”. Naaaah ini dia, ternyata ia sudah membuka pintu nirwana bagiku,

“Beneran itu, kamu… kau mau coba kah? Biar… agar saya pijitin”,

“ mmm, iya deh yang, saya jadi penasaran”. Lalu saya berada dibelakang Alisa, kurangkul dia, kemudian kucium pipinya.

Tangan ku segera menuju buah dadanya. Kuremas perlahan dari luar, sambil kucium lehernya. Ia mulai mendesah,

”mmfff, yummy yang, terusin”.

Ku teruskan menikmati buah dada Alisa, kumulai melepas tanktopnya, kini tangan ku sudah meremas buah dada itu secara langsung. Ku cubit putingnya yang berwarna pink, sambil kumenciumi tubuhnya.

“aaahhnn, toni sayang…nikmat banget deh…”,

“kamu mau yang lebih nikmat lagi ndak?”,

“mmmff, mau dong, apa yang?” kan yang atas udah nih, yang bawah kau belum tau loh”,

“Yang bawah mana ton?”,

”Kemaluan perempuan dan pria kan beda, coba kau lepas pakaian mu”. Lalu ia melepas pakaiannya, begitu juga aku.

“nah saya punya burung nih, lihat deh”,

“Kok bangkit gitu yang? Kemaluanku ini menyerupai lubang, kok berair yach?”,

“itu tandanya lubang vagina kau minta dimasukin burung ku”,

“mmm… coba deh yang, yummy kan?”,

“enak kok, coba kau tiduran”. Alisa yang sudah tiduran itu kuciumi tubuhnya, ku elus elus pahanya. Cerita Sex

Kemudian kujilati bab luar vaginanya. Ia mendesah keenakan. Kemudian dengan perlahan kumasukan kepala penisku kebibir vaginanya.

“Tahan dikit ya Alisa ku sayang, ini agak sakit dikit, nanti yummy setelahnya”. Ku masukan penisku perlahan, wow, lubang Alisa sangat rapat, ia niscaya masih perawan.

Perlahan kugesek kan penisku didalam vaginanya, kemudian bleess, terasa saya merobek sesuatu didalam lubang itu.

“aaahhn, sakit yang aduh”,

“Tahan ya, Cuma bentar sakitnya, habis ini yummy kok”. Terlihat darah perawannya keluar dari dalam vaginanya.

Kini kumulai mempercepat tabrakan penisku didalam vagina Alisa. Terasa sekali Penisku dijepit dengan erat oleh vagina Alisa yang masih rapat itu, sungguh nikmat luar biasa. Aku bergerak maju mundur dengan cepat.

Kulihat Alisa meremas buah dadanya sendiri, menahan kenikmatan yang ia rasakan,

“mmmfff, toni sayang…. Enak banget….aaahnnn…kamu memang hebat… uuughh!” Ia mendesah dengan hebatnya.

Beberapa dikala kemudian Alisa tampaknya sudah klimaks,

”Yang… saya mau kencing… uuuuuugh” terasa air surgawi Alisa membasahi penisku didalam vaginanya, saya tetap terus menghantam vagina Alisa.

“Aku sudah titik puncak Yang, kau buka mulutmu dong”, Lalu alias membuka mulutnya dan saya mengarahkan penisku kedalam, dan Croooot crooot, saya menghujani lisan Alisa dengan air maniku.

“Telan aja Yang yummy itu”,
“gleegh, mmmm… makasih yang, hari ini sungguh asyik, saya sanggup menikmati momen indah bersama mu”,
“Terima kasih Alisa, kau memang Cewek terhebat didalam hidupku”. Kami pun berpelukan dengan penuh cinta.
Lalu Alisa pergi mandi dan ternyata ia masih ingin menikmati penisku. Ia mengulum penisku dengan mulutnya dikamar mandi. Beberapa dikala kemudian beliau pulang dengan senyum manis dibibirnya. Beruntungnya saya mempunyai pacar secantik Alisa, Kini hidupku semakin indah.
close